MEMAHAMI BERAGAM KARAKTER TEMAN.

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Selamat Malam

1. Ada TEMAN yang bersifat keras,
dialah sebetulnya yang mendidik kita untuk
berani dan bersikap tegas.

2. Ada TEMAN yang lembut,
dialah sebetulnya yang mengajarkan kepada kita
cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

3. Ada TEMAN yang cuek dan masa bodoh,
dialah sebetulnya yang membuat kita
berpikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain.

4. Ada TEMAN yang tak bisa dipercaya & kata2nya sulit dipegang kebenarannya,
dialah sebetulnya yang membuat kita
berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati,
maka belajarlah untuk menjadi orang yang dapat dipercaya.

5. Ada TEMAN yang jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain,
dialah sebetulnya adalah orang yang membuat
kita berpikir bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada.

Setiap karakter manusia di atas akan selalu BAIK dan MENDIDIK kita
(Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya).*

Percayalah suatu saat kita pasti akan berterima kasih pada orang
yang saat ini sering membuat kita
sebel,
sengsara,
sakit hati,
merasa tertindas,
merasa terhina
karena melalui mereka kita belajar bagaimana
kita harus tegar dalam menghadapi hidup ini.

Tanpa orang-2 seperti itu kita akan selalu terlena dalam
zona nyaman dan tidak berkembang.

Bersyukurlah selalu dalam setiap keadaan dan
terimalah setiap orang dalam hidup kita,
karena Allah Ta'ala tidak pernah keliru mempertemu kan kita
pada orang-2 sekitar kita.

Firman Allah Ta'ala :

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِين

َTeman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi
sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.
(QS. Az-Zukhruf 67)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الْمُؤْمِنُ مِرْآةُ (أخيه) الْمُؤْمِن

ِSeorang mukmin cerminan dari saudaranya yang mukmin.
[HR al-Bukhâri (al-Adabul -Mufrad no. 239) dan
Abu Dâwud no. 4918 (ash-Shahîhah no. 926)]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِل

ُSeseorang itu tergantung pada agama temannya.
Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya
memperhatikan siapa yang dia jadikan teman
[HR Abu Dâwud no. 4833 dan
At-Tirmidzi no. 2378. (ash-Shahîhah no. 927)]

Semoga bermanfaat
Silahkan share

"MUAMALAH"