JANGAN DIKIT- DIKIT NYALAHKAN KEADAAN.
Zaman dimana,
Cewek :
GIGI dipagar,
DADA diumbar2,
PAHA Berkibar2,
Giliran DI GODAIN bilangnya :
TOLONG YA MAS, KALAU PUNYA MATA DIJAGA.
JANGAN SALAHKAN KEADAAN. !!
Lelaki ngajak NIKAH Dipersulit,
Lelaki ngajak PACARAN diturutin,
Giliran DI SAKITIN Bilangnya :
SEMUA LELAKI SAMA.
Lelaki SHOLEH ditolak,
Lelaki ANEH diterima
Giliran DI KHIANATI bilangnya :
SEMUA LELAKI JAHAT.
Di ajak NGAJI ogah ogahan,
diajak MAKSIAT Mau Mau Aja
Giliran HILANG KEHORMATAN bilangnya :
HIDUP INI TAK ADIL.
Di Ajak BERHIJAB banyak Alasan,
Diajak pakai BAJU SEKSI Ikut ikutan
Giliran ada PEMERKOSAAN Bilangnya :
SEMUA LELAKI BUSUK.
JANGAN DIKIT- DIKIT NYALAHKAN KEADAAN.
Coba INTROSPEKSI Diri kita,,
Jangan2 itu karena KELALAIAN kita sendiri.
Ingat pesan Bang Napi
Kejahatan Bukan Hanya karena Niat Tapi Karena Ada Kesempatan.
Firman Allah Ta’ala :
ﻭَﻻ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦّ
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya.”
(QS. An-Nuur: 31)
Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:
Menjaga kehormatan.
Membersihkan hati.
Melahirkan akhlaq yang mulia.
Tanda kesucian.
Menjaga rasa malu.
Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.
Menjaga ghirah.
Dan lain-lain.
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:
“Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi
yang dipakai untuk mencambuk manusia,
dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang,
mereka berjalan melenggak-lenggok,
kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.”
(HR. Muslim)
Di zaman sekarang,
Tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap biasa,
padahal Allah Ta'ala dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.
Allah Ta'ala berfirman :
ﻭَﻗَﺮْﻥَ ﻓِﻲ ﺑُﻴُﻮﺗِﻜُﻦَّ ﻭَﻻ ﺗَﺒَﺮَّﺟْﻦَ ﺗَﺒَﺮُّﺝَ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴَّﺔِ ﺍﻟْﺄُﻭﻟَﻰ
“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu,
dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias
dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).”
(Qs. Al-Ahzab: 33)
Semoga bermanfaat
Silahkan share
"RENUNGAN ISLAMI"