DUNIA MENGUBAH KAMI SEMUA,
KECUALI ENGKAU WAHAI ABU UBAIDAH...
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ
Selamat Malam
Abu Ubaidah Al Jarrah Radhiyallahu ‘anhu,
Salah seorang dari sepuluh sahabat yang dijamin syurga.
Lelaki terpercaya yang diberi gelar oleh Rasulullah
sebagai Aamiinu Hadzil Ummah (Orang kepercayaan ummat ini).
Beliau Radhiyallahu ‘anhu ditunjuk oleh
Khalifah Umar ibnul Khattab radhiyallahu'anhu
sebagai Gubernur di Wilayah Syam.
Wilayah yang sangat kaya dan penuh peninggalan berharga, hingga hari ini.
Saat Umar Radhiyallahu ‘anhu datang ke Syam,
Beliau Radhiyallahu ‘anhu meminta agar diajak oleh
Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu untuk mengunjungi rumahnya.
Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu menjawab,
"Untuk apa engkau datang ke rumahku..?
Sungguh, engkau hanya akan memeras air mata melihatnya."
Namun, Umar Radhiyallahu ‘anhu bersikeras.
Berjalanlah mereka berdua menuju ke kediaman
Abu Ubaidah Al Jarrah Radhiyallahu ‘anhu,
Gubernur Wilayah Syam.
Umar masuk ke rumah Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu, dan
Beliau Radhiyallahu ‘anhu tidak mendapati perabotan apapun di rumahnya kecuali hanya pedang, tameng, tikar, nampan (untuk makan) dan kantong air yang sudah usang.
Umar Radhiyallahu ‘anhu pun bertanya,
"Mana barang-barangmu yang lain..?
Apakah engkau memiliki makanan..?"
Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu meraih keranjang yang juga sudah usang dan mengambil beberapa potong roti yang kecil.
Umar Radhiyallahu ‘anhu menangis,
Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu pun berbisik,
"Bukankah aku sudah katakan kepadamu wahai Amirul Mu'minin
bahwa engkau hanya akan memeras air matamu jika ke rumahku."
Beliau Radhiyallahu ‘anhu berkata,
"Sungguh, hanya dengan bekal (perabotan) ini,
sudah cukup bagi kami sekeluarga untuk sampai ke tujuan (kampung akhirat)." Umar Radhiyallahu ‘anhu pun berkata,
"Dunia telah mengubah kami semua selain engkau,
wahai Abu Ubaidah."
Bagaimana dengan keadaan rumah kita..??
Sudahkah kita bersyukur atas apa yang telah Allah Ta'ala berikan kepada kita..??
Semoga bermanfaat
Silahkan share
Sumber :
Dikutip dari Ashaabur Rasul shallallahu alayhi wa sallam,
Syaikh Mahmud al Mishri.