Siapa bilang wanita tidak memiliki kedudukan dalam sejarah Islam?
Bukankah orang yang pertama kali beriman kepada Islam
dari golongan wanita?
yaitu Khadijah Radhiallahu anhu.
Bukankah orang yang pertama kali mati syahid dari golongan wanita?
yaitu Sumayyah binti Hubath Radhiallahu anhu.
Dan bukankah orang yang pertama kali syahid
di laut juga dari golongan wanita?
yaitu Ummu Haram binti Malhan Radhiallahu anhu.
Dibalik itu, masih banyak wanita2 Muslimah yang terukir
namanya dengan abadi dalam sejarah keislaman.
Banggalah engkau menjadi seorang wanita…
Wanita pertama yang menjadi
Istri Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan
pertama kali masuk Islam;
Khadijah binti Khuwailid Radhiallahu anhu.
Wanita pertama yang mati syahid dalam Islam:
Sumayyah binti Khabbath Radhiallahu anhu .
Sumayyah Radhiallahu anhu masuk Islam beserta suami dan anaknya.
Orang-orang Quraisy menyiksa dan menjemurnya di bawah
terik matahari. Abu Jahl menusuknya dengan tombak
hingga Sumayyah Radhiallahu anhu gugur sebagai
syuhada Islam pertama.
Wanita pertama yang ikut bai’at ‘aqabah:
Asma binti Amru Radhiallahu anhu.
Wanita pertama yang tiba di madinah saat hijrah:
Laila binti Abi Hatsmah Radhiallahu anhu.
Wanita pertama yang dua kali hijrah (muhajirah al-hijratin) dan
shalat dua kiblat (mushaliah al qiblatain) :
Asma’ binti Umais Radhiallahu anhu.
Wanita pertama yang membai’at Rasulullah Shallallahu `alaihi
Wa Sallam :
Laila binti Al Khatim Radhiallahu anhu.
Dia saudara Qais binti Al Khatim Radhiallahu anhu,
seorang penyair penduduk Anshar dari kabilah Aus.
Dialah wanita pertama yang membei’at
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam,
Saat beliau tiba Madinah hijrah dari Mekah.
Muslimah pertama yang membunuh laki-laki musyrik:
Shafiah binti Abdul Muthalib Radhiallahu anhu .
Shafiah Radhiallahu anhu adalah bibi
Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam.
Ketika perang Uhud seorang Yahudi menyusup ke
benteng umat Islam.
Shafiah Radhiallahu anhu turun tangan dengan memukul Yahudi
itu dengan tongkat hingga mati terbunuh.
Wanita pertama yang dimerdekakan oleh anaknya:
Mariah al Qibthiyah Radhiallahu anhu .
Dia adalah budak Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam,
dihadiahkan bersama saudaranya Sirin oleh Mauqaqis,
penguasa Mesir.
Mereka menerima tawaran memeluk agama Islam.
Setelah itu Mariah Radhiallahu anhu dinikahi
Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam, ketika ia melahirkan
Ibrahim Radhiallahu anhu ,
Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda,
”Dia telah dimerdekakan oleh anaknya”.
Wanita pertama yang digelari penjaga Al Quran Haritsah Al Quran) :
Hafshah binti Umar bin Khaththab Radhiallahu anhu.
Wanita pertama yang menikah tanpa wali dan saksi:
Zainab binti Jahsy Radhiallahu anhu .
Dia istri Nabi, puteri dari bibi beliau (Umaimah).
Sebelumnya dinikahi oleh Zaid bin Haritsah Radhiallahu anhu,
lalu diceraikan.
Kemudian Nabi menikahinya berdasarkan nash Al Quran
(QS Al Ahzab [33] :37) tanpa saksi dan wali.
Zainab sangat bangga,
”Aku dinikahkan oleh Allah di atas Arsy-Nya”.
Dengan pernkahan Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam ini sekaligus
ditiadakannya adopsi anak dalam Islam.
Wanita pertama yang membunuh sembilan tentara Romawi:
Asma binti Yazid Radhiallahu anhu .
Dia ikut serta dalam perang Yarmuk membagi air minum
dan merawat mujahid yang terluka.
Di samping itu berhasil membunuh sembilan tentara Romawi
dengan tiang kemah.
Wanita pertama yang menikah dengan dua Khulafa Rasyidin:
Asma binti Umais Radhiallahu anhu .
Dia Radhiallahu anhu pernah menikah dan
memberikan keturunan pada dua orang Khalifah Rasyidin
(Abu Bakar Radhiallahu anhu dan Ali bin Abi Thalib Radhiallahu anhu ).
Wanita pertama yang memeluk Islam berkat
do’a Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam :
Umaimah Radhiallahu anhu
Ibu dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu.
Suatu kali Abu Hurairah Radhiallahu anhu menangis,
sebab gagal mengajak ibunya memeluk Islam.
Umaimah Radhiallahu anhu malahan mengejek
Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam,
sehingga Abu Hurairah Radhiallahu anhu mohon
agar ibunya mendapat hidayah.
Lantas Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam memanjatkan do’a,
tak lama kemudian ibunya sadar dan memeluk agama tauhid.
Wanita pertama yang dikatakan Rasulullah Shallallahu `alaihi
Wa Sallam kepadanya ”Kamu ibuku setelah ibu kandungku” :
Barakah al-Habasyiah Radhiallahu anhu.
Ia dikenal dengan Ummu Aiman Radhiallahu anhu.
Wanita yang mengasuh beliau sejak kecil.
Sampai beliau menikah dengan khadijah Radhiallahu anhu,
Ummu Aiman Radhiallahu anhu masih menyertainya.
Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam juga pernah bersabda,
“Ummu Aiman adalah ibuku setelah ibu kandungku”.
Lantas Zaid Radhiallahu anhu datang menikahinya
sesudah mendengar Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda,
“Alangkah bahagianya orang yang menikahi perempuan ahli surga,
maka nikahilah Ummu Aiman.”
Wanita pertama yang menjadikan mahar
pernikahannya keislaman suami:
Ummu Sulaim binti Milhan Radhiallahu anhu .
Ketika dipinang oleh Abu Thalhah Radhiallahu anhu
yang masih musyrik,
Ummu Sulaim Radhiallahu anhu mensyaratkan
keislaman sebagai maharnya.
Terlebih dahulu Abu Thalhah Radhiallahu anhu memeluk Islam
dan menjadi muslim yang baik, lalu menikahi mu’minah sejati.
Wanita pertama yang tidak peduli akan kematian ayah,
saudara dan putera-puteranya:
Anshariyah Radhiallahu anhu .
Saat perang uhud ayah dan saudaranya serta puteranya syahid.
Tapi Anshariyah Radhiallahu anhu justru cemas
mendengar Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam wafat.
Setelah dapat kepastian Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam selamat,
maka legalah hatinya dan berkata,
”Demi bapak dan ibuku wahai Rasulullah,
aku tidak peduli siapapun yang meninggal, asal engkau selamat”.
Wanita pertama yang tidak tidur pada malam hari untuk beribadah:
Haula binti Tuwait Radhiallahu anhu .
Aisyah Radhiallahu anhu menceritakan kesibukan
Haula Radhiallahu anhu dalam ibadah hingga orang
mengira dirinya tidak tidur sekejap pun.
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda,
”Lakukanlah amal perbuatan sekuat kemampuan kalian.
Demi Alalh, Allah tidak akan pernah bosan, sampai kalian bosan”.
Wanita pertama yang syairnya disukai oleh
Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam:
Khansa’ binti Amru Radhiallahu anhu .
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam sangat
mengagumi syairnya, beliau berkata, ”Ayolah wahai Khansa!”
Pernah ditanyakan pada Jarir Radhiallahu anhu,
”Siapakah yang paling pandai bersyair?”
dia menjawab, ”saya, kalau tidak ada Khansa.”
Wanita pertama yang memimpin para muslimah dalam
peperangan melawan Romawi:
Haulah binti al-azur al-Qindi Radhiallahu anhu .
Srikandi ini beserta muslimah lainnya ditawan musuh.
Tetapi dengan semangat membara mereka melakukan
perlawanan sengit.
Hanya bersenjatakan tiang-tiang kemah mereka
berhasil menyelamatkan diri dari pasukan Romawi.
🌹 Wanita pertama suami, anak dan cucunya menjabat Khalifah:
Haizuran al-Qarsiyah Radhiallahu anhu .
📝 Haizuran istri Khalifah Al Mahdi,
mempunyai wawasan yang luas, wibawa serta kekuasaan.
Setelah suaminya wafat, puteranya Musa Al Hadi naik tahta,
menyusul sesudah itu puteranya Harun al Rasyid
juga menjabar Khalifah.
Kemudian cucunya bernama Al Ma’mun
juga menggantikan pada jabatan yang sama.
🌹 Wanita pertama yang diminta ilmunya dibukukan:
Amarah binti Abdurrahman Radhiallahu anhu.
📝 Dia seorang ahli fiqh dan hadits yang pernah bertemu
dengan Aisyah Radhiallahu anhu.
Amirul Mu’minin Umar bin Abdul Aziz mengirim Surat kepada
Abu Bakar bib Muhammad,
“Lihatlah yang ada pada hadits-hadits Rasulullah Shallallahu `alaihi
Wa Sallam, atau sunnah yang lalu, atau hadits pada Amarah
dan tulislah.
Karena aku takut ilmu akan hilang dengan hilangnya ahli ilmu.”
🌹 Wanita pertama yang memperhatikan kaligrafi arab:
Hafizhah Khatun Radhiallahu anhu.
📝 Seorang kaligrafer hebat yang belajar pada Sufyan al Wahabi
al Baghdadi.
Putri seorang hakim di Irak ini memperoleh penghargaan
berkat keahlian dalam bidang kaligrafi tsulutsi dan naskhi.
🌹 Wanita pertama yang berkuasa dari balik tirai:
📝 Urwa binti Ahmad Shalihiah Radhiallahu anhu .
Dikenal dengan Balqis kecil, lahir di kampung Harraj, Yaman.
Ketika suaminya Makram jatuh sakit,
urusan negara diambil alih sang istri.
Selanjutnya Urwah menguasai dan mengurus negara di balik tirai.
"Fitria Kurniawan"
Baca artikel bermanfaat lainnya di http://www.myislam.id/ situs dakwah islam anda.