U J U B TAKABUR / SOMBONG
✔ BERKATA IBNU QAYYIM Rahimahullah :
Jika Allah Ta'ala mudahkan bagimu mengerjakan SHOLAT MALAM,
maka janganlah memandang rendah orang-orang yang TIDUR.
Jika Allah Ta'ala mudahkan bagimu melaksanakan PUASA (sunnah),
maka janganlah memandang orang-orang yang TIDAK BERPUASA
dengan tatapan menghinakan.
Jika Allah Ta'ala memudahkan bagimu pintu untuk BERJIHAD,
maka janganlah memandang orang-orang yang TIDAK BERJIHAD
dengan pandangan meremehkan.
Jika Allah Ta'ala mudahkan pintu REZEKI bagimu,
janganlah memandang orang-orang yang BERHUTANG dan
KURANG REZEKINYA dengan pandangan yang mengejek dan mencela.
Karena itu adalah titipan Allah Ta'ala yang akan
dipertanggung jawabkan kelak.
Jika Allah Ta'ala mudahkan PEMAHAMAN agama bagimu,
janganlah meremehkan orang-orang yang BELUM FAHAM agama
dengan pandangan hina.
Jika Allah Ta'ala mudahkan ILMU bagimu,
janganlah SOMBONG dan BANGGA DIRI.
Karena Allah Ta'ala lah yang memberimu pemahaman itu.
Boleh jadi orang yang TIDAK mengerjakan
Qiyamul lail,
Puasa (sunnah),
Berjihad, dan sebagainya
LEBIH DEKAT pada Allah Ta'ala darimu.
Sungguh engkau
TERLELAP tidur semalaman dan pagi harinya MENYESAL,
adalah lebih baik daripada QIYAMUL LAIL semalaman
namun pagi harinya engkau merasa TAKJUB dan BANGGA DIRI…
Sebab orang yang merasa BANGGA dengan AMALNYA
tidak akan pernah NAIK (DITERIMA) AMALNYA.
UJUB adalah sifat takabur (atau sombong)
dengan merasa takjub dengan diri sendiri dan meremehkan orang lain.
'Ujub termasuk perbuatan syirik (menyekutukan Allah Ta'ala )
berkaitan dengan hawa nafsu dari diri sendiri merasa lebih
dan meremehkan orang lain.
Amal ibadah yang DINODAI sifat 'ujub,
yaitu merasa bangga dengan amal ibadahnya dan
menganggap remeh yang lain,
walaupun hanya dalam hati sekalipun,
Allah Ta'ala tidak akan menerima amal ibadahnya.
0rang yang mempunyai sifat TAKABUR dalam dirinya
sekecil apapun TIDAK akan masuk surga.
Hindari sifat 'ujub dengan merendahkan diri di hadapan Allah Ta'ala,
bahwa semua kebaikan yang kita dapat hanyalah dari
Allah 'Azza wa Jalla (yang Maha Perkasa dan Maha Agung).
Firman Allah Ta'ala :
ﻟِّﻜَﻴْﻠَﺎ ﺗَﺄْﺳَﻮْﺍ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻓَﺎﺗَﻜُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻔْﺮَﺣُﻮﺍ ﺑِﻤَﺎ ﺁﺗَﺎﻛُﻢْ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﺎ ﻳُﺤِﺐُّ ﻛُﻞَّ ﻣُﺨْﺘَﺎﻝٍ ﻓَﺨُﻮﺭ
ٍ"Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan
berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu,
dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap
apa yang diberikan-Nya kepadamu.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong
lagi membanggakan diri."
(QS. Al Hadiid [57] :23)
Hadits Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam :
ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺃَﻟَﺎ ﺃَﺩُﻟُّﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻛُﻞُّ ﺿَﻌِﻴﻒٍ ﻣُﺘَﻀَﻌَّﻒٍ ﻟَﻮْ ﺃَﻗْﺴَﻢَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺄَﺑَﺮَّﻩُ ﻭَﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻛُﻞُّ ﺟَﻮَّﺍﻅٍ ﻋُﺘُﻞٍّ ﻣُﺴْﺘَﻜْﺒِﺮٍ
"Maukah kalian kutunjukkan penghuni surga?
Yaitu setiap orang lemah dan tertindas,
dan sekiranya ia bersumpah atas nama Allah,
niscaya Allah mengabulkannya,
dan penghuni neraka adalah setiap orang yang berhati keras
dan menentang kebenaran lagi sombong."
📚 (HR Bukhari)
📃 CATATAN :
Ibnul Qayyim al Jauziyah Rahimahullah adalah
seorang ulama, imam, dan mujahid dari kalangan kaum muslimin.
Beliau Rahimahullah, yang bernama asli Muhammad bin Abi Bakr,
bin Ayyub bin Sa’d Al Zar’i, Al Dimashqi,
Lahir di Damaskus, Suriah pada 4 Februari 1292.
Banyak karya yang telah dihasilkan oleh Beliau Rahimahullah
dan hikmah serta kata-kata mutiara yang semuanya
bersumber dari pemahaman yang dalam akan
Al Qur’an dan Sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wassalam.
Wafatnya :
Ibnu Qayyim al-Jauziyah Rahimahullah wafat pada malam Kamis
setelah azan Isya, tanggal 13 Rajab tahun 751H.
Dia dishalati setelah shalat Zhuhur keesokan harinya
di Mesjid al-Umawi, kemudian di Mesjid Jarah.
Dan, dimakamkan di perkuburan al-Bab ash-Shaghir
dekat makam ibunya di Damaskus.
♡ Semoga bermanfaat
♡ Silahkan share
"NASEHAT ISLAMI"
Baca artikel bermanfaat lainnya di http://www.myislam.id/ situs dakwah islam anda.