QS. ADZ DZARIYAT 20 - 21
Allah Ta'ala berfirman :
ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺁﻳَﺎﺕٌ ﻟِﻠْﻤُﻮﻗِﻨِﻴﻦ
َDan di bumi itu terdapat tanda-tanda
(kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
(QS. Adz Dzariyat: 20)
ﻭَﻓِﻲ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ۚﺃَﻓَﻠَﺎ ﺗُﺒْﺼِﺮُﻭﻥ
َdan (juga) pada dirimu sendiri.
Maka apakah kamu tiada memperhatikan?
(QS. Adz Dzariyat: 21)
Ketika manusia memerhatikan dan merenungkan apa-apa
yang terjadi di bumi ini, maka ia akan menyadari
bahwa di sana ada Zat yang maha kuasa yang menciptakannya,
Zat yang maha esa yang mengaturnya dengan pengaturan
yang sempurna, sehingga Sang Pencipta dan Pengatur tersebut
adalah satu-satunya yang berhak diibadahi dengan benar karena
Dialah yang maha esa,
Dialah yang maha kuasa, dan Dialah pemilik seluruh nama-nama
dan sifat-sifat yang sempurna yang tidak ada kekurangan padanya.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman
, ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺍﻋْﺒُﺪُﻭﺍْ ﺭَﺑَّﻜُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢْ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻠِﻜُﻢْ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﺘَّﻘُﻮﻥَ
“Wahai manusia beribadahlah kepada Rabb kalian yang
menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian
agar kalian bertakwa.”
(QS. Al Baqarah: 21)
Kita diperintahkan untuk beribadah kepada Allah Ta'ala
agar kita bertakwa kepadaNya.
Ketika seseorang bertakwa kepada Allah Ta'ala ,
maknanya: ia mensyukuri Allah Ta'ala dan tidak mengkufuriNya.
Ia menaati Allah Ta'ala dan tidak melanggarNya.
Ia pun mengingat Allah Ta'ala dan tidak melupakanNya.
Mengingat atau berzikir kepada Allah Ta'ala merupakan
aktivitas yang mulia dan sangat berharga.
Ketika seseorang banyak menghabiskan waktu untuk berzikir
kepada Allah Ta'ala. tidaklah ia merugi.
Justru hal tersebut merupakan tabungan baginya di hari akhirat,
Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengabarkan tentang keutamaan zikir
“laa haula walaa quwwata illaa billaah”.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
kepada sahabat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Abu Musa Abdullah bin Qois Al Asy’ari Radhiallahu anhu,
“Wahai Abdullah bin Qois, maukah aku tunjukkan kepadamu
harta karun dari harta-harta karun Surga,
yaitu laa haula walaa quwwata illaa billaah.”
📚 (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Begitu pula zikir-zikir lain yang shahih (benar)
datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
merupakan tabungan bagi seorang hamba di akhirat.
Di antara kitab yang memuat zikir-zikir yang dibaca oleh
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam adalah kitab :
Al Adzkar yang ditulis oleh Al Imam An Nawawi Asy Syafi’i.
Baca artikel bereferensi, dalil & nash di http://www.myislam.id/ situs dakwah islam kita.