HADITS TENTANG
KEUTAMAAN MENOLONG/
MERINGANKAN BEBAN ORANG LAIN
Pada suatu hari Rasululah Shallallahu `alaihi Wa Sallam
ditanya oleh sahabatNya :
“Ya Rasulullah, siapakah manusia yang paling dicintai Allah
dan apakah perbuatan yang paling dicintai oleh Allah ?
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam menjawab :
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang
paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain;
sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah
memberikan kegembiraan kepada orang lain atau
menghapuskan kesusahan orang lain,
atau melunasi hutang orang yang tidak mampu untuk membayarnya,
atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan
dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang
kesusahan itu lebih aku sukai
daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan ”
📚 ( Hadits riwayat Thabrani ).
Setiap GERAKAN pertolongan merupakan nilai pahala :
” Siapa yang menolong saudaranya yang lain maka Allah
akan menuliskan baginya tujuh kebaikan bagi setiap langkah
yang dilakukannya ”
📚 (HR. Thabrani ).
Memberikan bantuan juga dapat MENOLAK BALA,
sebagaimana dinyatakan
” Sedekah itu dapat menolak tujuh puluh pintu bala ”
📚 (HR Thabrani ).
Pertolongan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada seseorang
juga tergantung dengan
pertolongan yang dilakukannya ANTAR MANUSIA.
“Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya
selama hamba itu menolong orang yang lain“.
📚 (Hadits muslim, abu daud dan tirmidzi)
Lebih hebat lagi,
membantu orang yang susah lebih baik daripada
IBADAH UMRAH, sebagaimana disebutkan dalam
hadits shahih berikut ini:
”Siapa yang berjalan menolong orang yang susah
maka Allah akan menurunkan baginya tujuh puluh lima ribu
malaikat yang selalu mendoakannya dan dia akan tetap berada
dalam rahmat Allah selama dia menolong orang tersebut
dan jika telah selesai melakukan pertolongan tersebut,
maka Allah akan tuliskan baginya pahala haji dan umrah
dan sesiapa yang mengunjungi orang yang sakit
maka Allah akan melindunginya dengan tujuh puluh lima ribu
malaikat dan tidaklah dia mengangkat kakinya melainkan
akan dituliskan Allah baginya satu kebaikan,
dan tidaklah dia meletakkan tapak kakinya untuk berjalan
melainkan Allah angkatkan daripadanya,
Allah akan ampunkan baginya satu kesalahan dan
tinggikan kedudukannya satu derajat sampai dia duduk
disamping orang sakit, dan dia akan tetap mendapat
rahmat sampai dia kembali ke rumahnya ”
📚 (HR Thabrani ).
Memberikan bantuan juga dapat
MEMADAMKAN KEMARAHAN ALLAH,
perhatikan hadits berikut ini:
“Sesungguhnya sedekah yang sembunyi-sembunyi akan
memadamkan kemarahan Allah,
dan setiap perbuatan baik akan mencegah keburukan
dan silaturrahmi itu akan menambah umur
dan menghilangkan kefaqiran
dan itu lebih baik daripada membaca
"laa haula wa laa quwwata illaa billah"
padahal dengan membacanya saja akan mendapat
perbendaharaan surga
dan dengan berbuat baik itu juga dapat menyembuhkan
penyakit dan menghilangkan kegelisahan ”
📚 (HR. Thabrani ).
Menolong orang lain juga dapat MENGAMPUNI DOSA,.
“Siapa yang berjalan untuk membantu saudaranya
sesama muslim maka Allah akan menuliskan baginya suatu
kebaikan dari tiap langkah kakinya sampai
dia pulang dari menolong orang tersebut.
Jika dia telah selesai dari menolong saudaranya tersebut,
maka dia telah keluar dari segala dosa-dosanya bagaikan
dia dilahirkan oleh ibunya,
dan jika dia ditimpa kecelakaan (akibat menolong orang tersebut)
maka dia akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab ”
📚 (HR. Abu Ya’la ).
Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberikan PELAYANAN SURGA
kepada orang yang menolong meringankan beban hidup orang lain.
Perhatikan hadits berikut ini:
” Sesiapa yang bersikap ramah kepada orang lain
dan meringankan beban hidupnya baik sedikit maupun banyak
maka kewajiban bagi Allah untuk memberikan kepadanya
pelayanan dengan pelayanan surga ”
📚 (HR Thabrani ).
Orang yang menolong orang yang sakit
LAKSANA BERADA DALAM TAMAN SURGA,
seperti dinyatakan oleh hadits:
“Siapa yang mengunjungi seseorang yang lain
maka dia mendapatkan rahmat Allah
dan siapa yang mengunjungi orang yang sakit
maka dia seperti berada di dalam taman-taman (raudhah) surga ”
📚 (HR Thabrani ).
Membantu orang lain juga merupakan
IBADAH SHALAT dan SEDEKAH,
sebagaimana dalam hadtis disebutkan :
” Amar Makruf dan mencegah kemungkaran yang kamu lakukan
adalah shalat. Menolong orang yang susah juga merupakan shalat.
Perbuatan menyingkirkan sampah dari jalan juga shalat
dan setiap langkah yang engkau lakukan menuju tempat shalat
juga merupakan shalat ”
📚 (HR. Ibnu Khuzaimah ).
📚 "MUTIARA HADITS" 📚