FILOSOFI DIAM DAN BERBICARA 🤐🗣🗯
Alangkah indahnya DIAM,
bila BICARA dapat menyakiti orang lain.
Alangkah terhormatnya DIAM,
bila BICARA hanya untuk merendahkan orang lain.
Alangkah bagusnya DIAM,
bila BICARA hanya berakibat terhinanya orang lain.
Alangkah cerdiknya DIAM,
bila BICARA dapat menjerumuskan orang lain.
Alangkah bijaknya DIAM,
bila BICARA hanya untuk merugikan usaha orang lain.
✔ AKAN TETAPI :
Betapa dahsyatnya BICARA,
bila DIAM dapat mengakibatkan celakanya orang lain.
Betapa saktinya BICARA,
bila DIAM dapat menjadikan ruginya orang lain.
Betapa hebatnya BICARA,
bila DIAM dapat membuat tidak sadarnya
kesalahan yang terus dilakukan orang lain.
Betapa pentingnya BICARA,
bila DIAM dapat mengakibatkan semakin bodohnya orang lain.
✔ MAKA DAPATKANLAH HIKMAHNYA
Bila kita harus DIAM dan bila kita harus BICARA,
sebab keduanya sama2 dapat menimbulkan akibat.
🔪 Betapa TAJAMnya kata2 kita saat kita marah dan
betapa TEDUHnya kata2 kita saat kita sedang senang hati.
KARENA DIAM ADALAH EMAS,
BERBICARA ADALAH MUTIARA
DAN HIKMAT LEBIH BERHARGA DARIPADA PERMATA
Hadits Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam
berikut ketika berbicara dengan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu
, ﺃَﻻَ ﺃُﺧْﺒِﺮُﻙَ ﺑِﻤَﻼَﻙِ ﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻠِّﻪِ . ﻗُﻠْﺖُ ﺑَﻠَﻰ ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻰَّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺄَﺧَﺬَ ﺑِﻠِﺴَﺎﻧِﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﻛُﻒَّ ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﻫَﺬَﺍ . ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻰَّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﻟَﻤُﺆَﺍﺧَﺬُﻭﻥَ ﺑِﻤَﺎ ﻧَﺘَﻜَﻠَّﻢُ ﺑِﻪِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺛَﻜِﻠَﺘْﻚَ ﺃُﻣُّﻚَ ﻳَﺎ ﻣُﻌَﺎﺫُ ﻭَﻫَﻞْ ﻳَﻜُﺐُّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻓِﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻋَﻠَﻰ ﻭُﺟُﻮﻫِﻬِﻢْ ﺃَﻭْ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻨَﺎﺧِﺮِﻫِﻢْ ﺇِﻻَّ ﺣَﺼَﺎﺋِﺪُ ﺃَﻟْﺴِﻨَﺘِﻬِﻢْ .
“Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?”
Jawabku: “Iya, wahai Rasulullah.”
Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”.
Aku bertanya,
“Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut (disiksa)
karena apa yang kami katakan?”
Maka beliau bersabda, “Celaka engkau.
Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya
(atau ada yang meriwayatkan batang hidungnya)
di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?”
📚 (HR. Tirmidzi no. 2616. Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shohih)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
, ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺆْﻣِﻦُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻵﺧِﺮِ ﻓَﻠْﻴَﻘُﻞْ ﺧَﻴْﺮًﺍ، ﺃَﻭْ ﻟِﻴَﺼْﻤُﺖْ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir,
maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.”
📚 (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47).
♡Semoga bermanfaat
♡Silahkan share
"MOTIVASI ISLAMI
📚 "HADITS"
Baca artikel bermanfaat lainnya di http://www.myislam.id/ situs dakwah islam anda.