QS. AL-HASYR : 16-17
"AHLI IBADAH MATI SU'UL KHOTIMAH"
Di ceritakan dalam satu riwayat,
bahwa pada masa Bani Israil ada seorang ahli ibadah
yang bernama Barshish.
Ia selalu berada di tempat ibadahnya,
dan do'anya selalu dikabulkan oleh Alloh Subhannahu wa Ta’ala .
Banyak orang2 yang sakit dan di bawa ketempat Barshish,
setelah Ia berdo'a, orang yang sakit itupun langsung sembuh.
Melihat hal itu, Iblis mengumpulkan pasukan2nya, dan berkata :
"Siapakah diantara kalian yang mampu menggoda Ahli ibadah ini?
Karena ia sudah sangat merepotkan buat kita".
Setan yang bernama Ifrit berkata :
"Aku yang akan menggodanya, dan apabila aku tidak berhasil,
maka engkau jangan menghormatiku lagi".
"Pergilah sekarang juga", perintah Iblis.
Ifrit pun pergi dan mendatangi istana seorang Raja bani israil.
Sang Raja memiliki anak gadis yang sangat cantik.
Ketika Gadis itu sedang duduk bersama Ayah, Ibu dan saudara2nya,
Ifrit pun menggangunya, dan secara tiba2 gadis tersebut berubah akalnya seperti orang gila karena kesurupan yang di buat oleh Ifrit.
Banyak tabib yang berusaha mengobatinya tapi sia2.
Setelah beberapa hari tidak sembuh2 juga, Ifrit menyamar menjadi manusia dan mendatangi sang Raja.
Ifrit mengatakan :
"Jika kamu ingin menyembuhkan anakmu yang sedang sakit ingatan itu, datanglah kepada Barshish, agar ia di do'akan dan disembuhkan olehnya". Sang Raja dan keluarganya pun, segera membawa putrinya ke rumah Barshish, untuk memintanya agar mendo'akan putrinya.
Setelah di do'akan oleh Barshish, anak gadis itu pun langsung sembuh. Anehnya, Saat Raja membawa pulang Putrinya, sesampainya di istana tiba2 penyakit putrinya kambuh lagi.
Ifrit pun segera menemui sang Raja dan berkata :
"Jika kamu menginginkan anakmu benar2 sembuh total,
biarkanlah anak gadismu menginap dirumah Ahli Ibadah itu,
dan tinggal beberapa hari di rumahnya".
Raja pun segera mengantar anak Gadisnya tersebut untuk tinggal
beberapa hari di tempat Barshish.
Namun sesampainya disana, Barshish menolak permintaan Raja tersebut.
Raja pun akhirnya memaksa, dan dengan terpaksa Barshish pun tidak bisa menolaknya.
Barshish adalah seorang ahli ibadah yang siang harinya sibuk berpuasa, dan sibuk solat sunnah di malam harinya.
Melihat hal itu Ifrit pun tidak tinggal diam, dia mulai melancarkan aksinya. Ifrit tidak mau Barshish melewatkan kecantikan gadis tersebut.
Suatu saat, ketika Barshish sedang duduk saat makan,
Ifrit membuka aurot si gadis, dan hal itu pun membuat Barshish terpana.
Di hari2 berikutnya Barshish pun harus mengakui kecantikan Gadis tersebut.
Dan Hatinya pun sedikit demi sedikit tergerak untuk berbuat mesum dengan sang Gadis.
Karena sudah tidak kuat menahan gejolak nafsu di hati,
Barshish pun akhirnya tergoda oleh rayuan Ifrit dan melakukan perbuatan keji tersebut kepada sang putri, hingga putri Raja itupun akhirnya hamil.
Ifrit mulai membisiki hati Barshish :
"Kamu sudah menghamilinya, dan kamu pasti tidak akan selamat dari hukuman Raja.
Kecuali jika kamu membunuh putri tersebut dan menguburnya di bawah tempat ibadahmu. Dan jika raja menanyakan prihal putrinya,
maka katakanlah bahwa putrinya pulang sendiri ke istana.
Raja pasti percaya karena kamu adalah seorang ahli ibadah".
Maka Barshish pun terbujuk, dan segera membunuh putri raja tersebut,
dan menguburnya di bawah tempat ibadahnya.
Setelah beberapa lama, datanglah sang Raja dan keluarganya untuk mengetahui keadaan putrinya.
Barshish pun mengatakan kepada sang raja,
bahwa putrinya telah sembuh dan memaksa pulang sendirian.
Raja pun percaya dan segera pulang ke istana.
Sesampainya di istana sang Raja tidak mendapati putrinya, dan mulai menghawatirkan keadaan putrinya. Ifrit tidak tinggal diam, diapun segera menemui raja, dan mengatakan bahwa sang putri telah diperkosa oleh barshish, dan telah di bunuh serta di kuburkan di bawah tempat ibadahnya.
Raja pun segera mengajak pasukannya ketempat Barshish dan menggali tempat yang biasa di pakai untuk beribadah oleh Barshish.
Dan ternyata benar, putrinya telah mati dalam keadaan di sembelih.
Barshish pun di tangkap, dan di gelandang ke istana untuk segera di gantung.
Sesaat sebelum barshish di gantung,
Ifrit pun menemuinya dan berkata :
"Akulah yang mendalangi semua ini, sehingga kamu seperti ini.
Akan tetapi ini masih belum terlambat, aku masih bisa menolong dan menyelamatkanmu.
Aku bisa memberitahukan kepada Raja bahwa akulah yang memaksamu untuk melakukan ini".
"Benarkah apa yang kau katakan?" Tanya Barshsish.
"Ya benar, akan tetapi ada satu syaratnya,
yaitu kamu harus mau sujud kepadaku satu kali saja". Kata Ifrit.
"Bagaimana aku bisa sujud kepadamu dalam keadaan terikat seperti ini?" Tanya Barshish.
Ifritpun berkata :
"Kamu hanya cukup dengan menganggukkan kepalamu".
Karena percaya dengan si Ifrit Barshish pun segera menundukkan kepala tanda bersujud kepadw ifrit".
Bersamaan dengan itu juga tali gantung di tarik oleh sang Algojo.
Dan sebelum Barshish menghembuskan nafas yang terakhir,
Ifritpun berkata : "Aku telah lepas tangan dari apa yang kamu lakukan". Barshish pun akhirnya meninggal dalam keadaan sujud kepada setan.
Na'udzubillahi min dzaalik.
Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman:
QS. Al-Hasyr : 16-17
, ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﻟِﻠْﺈِﻧْﺴَﺎﻥِ ﺍﻛْﻔُﺮْ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻛَﻔَﺮَ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧِّﻲ ﺑَﺮِﻱﺀٌ ﻣِﻨْﻚَ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﺧَﺎﻑُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ ﻓَﻜَﺎﻥَ ﻋَﺎﻗِﺒَﺘَﻬُﻤَﺎ ﺃَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﺧَﺎﻟِﺪَﻳْﻦِ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﺟَﺰَﺍﺀُ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ
“Seperti (bujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia:
“Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam”.
Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya.
Demikianlah balasan orang-orang yang dzalim.”
Sumber :
Diringkas dari Mashaibul Insan min Makaid syaithan
oleh Syaikh al-Maqdisi al-Hanafi,
Imam Thabari menyebutkan kisah Barshish ini dalam tafsirnya
QS. Al-Hasyr: 16-17
dari jalur Ibnu Mas’ud,
Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa Nihayah Juz II.
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk berbagi artikel bermanfaat lainnya.
0 Comments