SYUKUR
Apa Yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Sadarkah kita
Ketika hidup di GUNUNG kita merindukan PANTAI
Lalu hidup di PANTAI merindukan GUNUNG
Kalau KEMARAU kita bertanya kapan HUJAN
Di musim HUJAN malah tanya kapan KEMARAU
DIAM di rumah inginnya PERGI
Kemudian setelah PERGI inginnya PULANG ke rumah
Waktu TENANG cari KERAMAIAN
Waktu RAMAI cari KETENANGAN
Sudah BERKELUARGA, mengeluh belum punya ANAK
Setelah punya ANAK mengeluh biaya HIDUP dan PENDIDIKAN
Ternyata SESUATU itu akan tampak INDAH
hanya ketika kita pandai BERSYUKUR
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini ?
Bahkan menutupi telapak tangan saja sulit
Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI"
Demikianlah bila HATI ditutupi pikiran BURUK,
sekecil apapun maka kita :
Hanya akan melihat KEBURUKAN dimana-mana,
jauh dari rasa SYUKUR
Jangan menutup MATA,
walaupun hanya dengan DAUN yang kecil
Jangan menutupi HATI,
dengan sebuah PIKIRAN buruk,
walau cuma SEUJUNG kuku
Perbaiki mata hatimu dengan kacamata "SYUKUR"
Agar segalanya tampak lebih INDAH
Syukurilah apa yang ADA
Bersyukurlah atas NAFAS yang masih dimiliki
Bersyukurlah atas KELUARGA yang kita miliki
BERSYUKUR,
BERSYUKUR dan selalu
BERSYUKUR di dalam segala hal yang ADA
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
ﻓَﺎﺫْﻛُﺮُﻭﻧِﻲ ﺃَﺫْﻛُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﺍﺷْﻜُﺮُﻭﺍ ﻟِﻲ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻜْﻔُﺮُﻭﻥِ ‏[ ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ : 152 ]
Karena itu, ingatlah (berdzikirlah) kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu kufur (mengingkari nikmat)-Ku”
(QS. Al-Baqarah: 152).
ﻭﺍﺫ ﺗﺄﺫﻥ ﺭﺑﻜﻢ ﻟﺌﻦ ﺷﻜﺮﺗﻢ ﻷﺯﺩﻧﻜﻢ .
Dan (Ingatlah), tatkala Tuhanmu menegaskan,
"Sungguh-sungguh jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (ni'mat) kepadamu".
(QS. Ibrahim 7)
Hadits :
Yang paling pandai bersyukur kepada Allah adalah orang yang paling pandai bersyukur kepada manusia.”
(HR. Ath-Thabrani)
Alhamdulillah yang telah menyelamatkan aku dari apa yang diujikan Allah kepadanya dan melebihkan aku dengan kelebihan sempurna atas kebanyakan makhlukNya”, maka dia tidak akan terkena ujian seperti itu betapapun keadaannya.”
(HR. Abu Dawud)
Ya Allah,
Berikanlah Kepada Kami KECUKUPAN
Oleh karena itu, banyak berdo’alah pada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar selalu diberi kecukupan.
Do’a yang selalu dipanjatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah do’a
: ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻰ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﺍﻟﺘُّﻘَﻰ ﻭَﺍﻟْﻌَﻔَﺎﻑَ ﻭَﺍﻟْﻐِﻨَﻰ
“Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina”
Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina
(HR. Muslim no. 2721)
An Nawawi –rahimahullah-
mengatakan, “”Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan.
Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.”
(Shahih Muslim)
Berarti dalam do'a ini kita meminta pada Allah Subhanahu wa Ta'ala
[1] petunjuk (hidayah),
[2] ketakwaan,
[3] sifat menjauhkan diri dari yang haram, dan
[4] kecukupan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kita sebagai hamba yang selalu memiliki sifat ghina yang selalu merasa cukup dengan nikmat harta yang Allah Subhanahu wa Ta'ala berikan.
Inilah yang sejatinya kita butuhkan "SYUKUR"
Semoga bermanfaat
Silahkan share
"MOTIVASI ISLAM"
(AL QUR'AN & HADITS) —  bersama ﻻ ﺗﺤﺰﻥ
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.