PERTANYAAN MALAIKAT DIDALAM KUBUR
■Tanya :
Man Rabbuka? / Siapa Tuhanmu?
●Jawab :
Allahu Rabbi. / Allah Tuhanku.
■Tanya :
Man Nabiyyuka? / Siapa Nabimu?
●Jawab :
Muhammadun Nabiyyi. / Muhammad Nabiku
■Tanya :
Ma Dinuka? / Apa agamamu?
●Jawab :
Al-Islamu dini. / Islam agamaku
■Tanya :
Man Imamuka? / Siapa imammu?
●Jawab :
Al-Qur'an Imami. / Al-Qur'an Imamku
■Tanya :
Aina Qiblatuka? / Di mana kiblatmu?
●Jawab :
Al-Ka'batu Qiblati. / Ka'bah Qiblatku
■Tanya :
Man Ikhwanuka? / Siapa saudaramu?
●Jawab : Al-Muslimun Wal-Muslimat Ikhwani. /Muslimin dan Muslimah saudaraku..
Jawabannya sangat SEDERHANA bukan?
TAPI apakah sesederhana itukah kelak kita akan menjawabnya?
SAAT tubuh terbaring sendiri di perut bumi.
SAAT kegelapan menghentak ketakutan.
SAAT tubuh menggigil gemetaran.
SAAT tiada lagi yang mampu jadi penolong.
Ya, TIDAK AKAN PERNAH ada seorangpun yang mampu menolong kita.
Selain AMAL KEBAIKAN yang telah kita perbuat selama hidup di dunia...
Astaghfirullahal 'Adzim...
Ampunilah kami Ya Allah...
Kami hanyalah hamba-Mu yang berlumur dosa dan maksiat..
Sangat hina diri kami ini di hadapan-Mu..
Tidak pantas rasanya kami meminta dan selalu meminta maghfirah-Mu.. Sementara kami selalu melanggar larangan-Mu..
Ya Allah...
Izinkan kami untuk senantiasa bersimpuh memohon maghfirah dan rahmat-Mu..
Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-Mu..
Tunjukkanlah kami pada jalan yang lurus.
Agar kami tidak sesat dan tersesatkan...
Aaammiiiinn.....
~DALIL
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
ﺗَﺮَﻯ ﺇِﺫِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﻏَﻤَﺮَﺍﺕِ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﺑَﺎﺳِﻄُﻮ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﺃَﺧْﺮِﺟُﻮﺍ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻜُﻢُ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺗُﺠْﺰَﻭْﻥَ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟْﻬُﻮﻥِ ﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻏَﻴْﺮَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻋَﻦْ ﺁَﻳَﺎﺗِﻪِ ﺗَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ “
Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.”
(QS. Al An’am: 93)
Al Imam Al Bukhari rahimahullah,
dalam Shahih-nya membuat judul bab
ﺑﺎﺏ ﻣَﺎ ﺟَﺎﺀَ ﻓِﻰ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ
(Bab dalil-dalil tentang adzab kubur) lalu beliau menyebutkan ayat di atas.Seorang pakar tafsir di zaman ini,
Syaikh Abdurrahman As Sa’di –rahimahullah– menjelaskan,
“Ayat ini adalah dalil adanya adzab dan nikmat kubur. Karena dari konteks kalimat, adzab yang ditujukan kepada orang-orang kafir tersebut dirasakan ketika sakaratul maut, ketika dicabut nyawa dan setelahnya”
(Taisiir Kariim Ar Rahman, 264)
Hadits :
Yang benar tentang sifat dua malaikat yang beri tugas untuk menanyakan mayit di dalam kubur bahwa mereka berdua adalah hitam dan biru, satunya Mungkar dan yang lain Nakir.
Imam Tirmidzi (1071) meriwayatkan dari
Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu- berkata:
Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
( ﺇِﺫَﺍ ﻗُﺒِﺮَ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖُ ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﻣَﻠَﻜَﺎﻥِ ﺃَﺳْﻮَﺩَﺍﻥِ ﺃَﺯْﺭَﻗَﺎﻥِ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻷَﺣَﺪِﻫِﻤَﺎ ﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮُ ﻭَﺍﻵﺧَﺮُ ﺍﻟﻨَّﻜِﻴﺮُ ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻟَﺎﻥِ : ﻣَﺎ ﻛُﻨْﺖَ ﺗَﻘُﻮﻝُ ﻓِﻲ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞِ ؟ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻘُﻮﻝُ : ﻫُﻮَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟُﻪُ ، ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻ ﺍﻟﻠَّﻪُ ، ﻭَﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟُﻪُ . ﻓَﻴَﻘُﻮﻻﻥِ : ﻗَﺪْ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﻌْﻠَﻢُ ﺃَﻧَّﻚَ ﺗَﻘُﻮﻝُ ﻫَﺬَﺍ ، ﺛُﻢَّ ﻳُﻔْﺴَﺢُ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﻗَﺒْﺮِﻩِ ﺳَﺒْﻌُﻮﻥَ ﺫِﺭَﺍﻋًﺎ ﻓِﻲ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ، ﺛُﻢَّ ﻳُﻨَﻮَّﺭُ ﻟَﻪُ ﻓِﻴﻪِ ، ﺛُﻢَّ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻟَﻪُ : ﻧَﻢْ ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ : ﺃَﺭْﺟِﻊُ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻲ ﻓَﺄُﺧْﺒِﺮُﻫُﻢْ ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻟَﺎﻥِ : ﻧَﻢْ ﻛَﻨَﻮْﻣَﺔِ ﺍﻟْﻌَﺮُﻭﺱِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻ ﻳُﻮﻗِﻈُﻪُ ﺇِﻻ ﺃَﺣَﺐُّ ﺃَﻫْﻠِﻪِ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺒْﻌَﺜَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﻀْﺠَﻌِﻪِ ﺫَﻟِﻚَ . ﻭَﺇِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻣُﻨَﺎﻓِﻘًﺎ ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﻣِﺜْﻠَﻪُ ﻻ ﺃَﺩْﺭِﻱ . ﻓَﻴَﻘُﻮﻟَﺎﻥِ : ﻗَﺪْ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﻌْﻠَﻢُ ﺃَﻧَّﻚَ ﺗَﻘُﻮﻝُ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻓَﻴُﻘَﺎﻝُ ﻟِﻸَﺭْﺽِ : ﺍﻟْﺘَﺌِﻤِﻲ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ، ﻓَﺘَﻠْﺘَﺌِﻢُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ، ﻓَﺘَﺨْﺘَﻠِﻒُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺃَﺿْﻼﻋُﻪُ ، ﻓَﻼ ﻳَﺰَﺍﻝُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣُﻌَﺬَّﺑًﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺒْﻌَﺜَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﻀْﺠَﻌِﻪِ ﺫَﻟِﻚَ ‏) ﻭﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺣﺴﻨﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ .
“Apabila mayit atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan,
ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru,
salah satunya Mungkar dan yang lain Nakir,
keduanya berkata:
Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)?,
maka ia menjawab sebagaimana ketika di dunia:
Abdullah dan Rasul-Nya, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Keduanya berkata:
Kami telah mengetahui bahwa kamu dahulu telah mengatakan itu.
Kemudian kuburannya diperluas 70 x 70 hasta, dan diberi penerangan,
dan dikatakan: Tidurlah.
Dia menjawab:
“Aku mau pulang ke rumah untuk memberitahu keluargaku”.
Keduanya berkata:
“Tidurlah, sebagaimana tidurnya pengantin baru, tidak ada yang dapat membangunkannya kecuali orang yang paling dicintainya, sampai Allah membangkitkannya dari tempat tidurnya tersebut”.
Apabila yang meninggal adalah orang munafik,
ia menjawab:
Aku mendengar orang mengatakan akupun mengikutinya dan saya tidak tahu.
Keduanya berkata:
kami berdua sudah mengetahui bahwa kamu dahulu mengatakan itu. Dikatakan kepada bumi:
Himpitlah dia, maka dihimpitlah jenazah tersebut sampai tulang rusuknya berserakan, dan ia akan selalu merasakan adzab sampai Allah bangkitkan dari tempat tidurnya tersebut.
(Hadits shahih Tirmidzi)
Semoga bermanfaat
Silahkan share
"NASEHAT ISLAMI"
"TAFSIR AR RAHMAN"
"HR TIRMIDZI"
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.