KISAH RAJA DAN 🚶 PELAYANNYA.
Ada seorang Raja yang mempunyai seorang pelayan,
yang dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang Raja:
🚶 "Yang Mulia, jangan khawatir,
karena segala sesuatu yang dikerjakan
Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah sempurna,
Allah Subhanahu wa Ta'ala tak pernah salah
🕘 Suatu hari,
🔪 mereka pergi berburu,
Pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang Raja.
🚶 Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut,
Namun tidak bisa mencegah Rajanya dari kehilangan
sebuah jari tangan.
Geram dengan apa yang dialaminya,
tanpa merasa berterima kasih,
sang Raja berkata,
"Kalau Allah Subhanahu wa Ta'ala itu baik,
saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan
kehilangan satu jari saya..!"
🚶 Pelayan tersebut menjawab,
"Apapun yang telah terjadi kepada Yang Mulia,
Percayalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala itu baik dan
apapun yang dikerjakanNya adalah sempurna,
Allah Subhanahu wa Ta'ala tak pernah salah."
Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya,
sekembalinya ke istana,
sang Raja memerintahkan para pengawalnya untuk
memenjarakan si pelayan.
Sementara dibawa ke penjara,
🚶 Pelayan tersebut masih saja mengulangi perkataannya:
"Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah baik dan sempurna adanya."
Dalam suatu kesempatan lain,
Sang Raja pergi berburu sendirian, dan karena pergi terlalu jauh
ia ditangkap oleh orang-orang primitif yang biasa
menggunakan manusia sebagai korban.
Diatas altar persembahan, orang-orang primitif tersebut
menemukan bahwa sang Raja tidak memiliki jari yang lengkap.
Mereka kemudian melepaskan Raja tersebut karena dianggap
tidak sempurna untuk dipersembahkan kepada dewa mereka.
Sekembalinya ke istana,
Sang Raja memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan
si pelayan dari tahanan, dan Raja itu berkata:
"Temanku..
Allah Subhanahu wa Ta'ala sungguh baik kepadaku.
Aku hampir saja dibunuh oleh orang primitif,
Namun karena jariku tidak lengkap, mereka melepaskanku."
Tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu.
"Kalau Allah Subhanahu wa Ta'ala itu baik,
Mengapa Allah Subhanahu wa Ta'ala membiarkan
aku memenjarakanmu ?
🚶 Sang pelayan menjawab:
"Yang Mulia, kalau saja baginda tidak memenjarakan saya,
baginda pasti sudah mengajak saya pergi berburu,
dan saya pasti sudah dijadikan korban oleh orang-orang primitif
sebab semua anggota tubuh saya masih lengkap."
Semua yang dikerjakan Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah sempurna,
Allah Subhanahu wa Ta'ala tak pernah salah.
Seringkali kita mengeluh mengenai hidup kita,
dan pikiran negatif pun membunuh pikiran kita yang positif
Marilah berpikir positif dan percayalah akan kebaikan
Allah Subhanahu wa Ta'ala setiap saat.
Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti
tahu mengapa Ia memilihmu untuk membaca pesan ini,
karena Allah Subhanahu wa Ta'ala tak pernah salah dan
maha sempurna..
"NASEHAT ISLAMI"
🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓 🔓
💐 Allah Ta’ala berfirman
💐 , ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﻭَﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓَ ﻟِﻴَﺒْﻠُﻮَﻛُﻢْ ﺃَﻳُّﻜُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﻋَﻤَﻼ ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰُ ﺍﻟْﻐَﻔُﻮﺭُ
💐 “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu,
siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
📖 (QS. Al Mulk: 2)
📝 Maut adalah Makhluk Ibnu Katsir mengatakan bahwa dari
ayat ini menunjukkan kalau maut itu adalah
sesuatu yang ada dan ia adalah makhluk.
📝 Tugas kita hanyalah mengimani maut dan hayat,
walaupun keduanya tidak nampak bagi kita (perkara ghoib).
Seorang mukmin adalah
seseorang yang beriman pada perkara yang ghoib.
♡Semoga bermanfaat
♡Silahkan share
♥Sumber :
📙 Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Tafsir Ibnu Katsir, 8/176,
Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H.
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.
0 Comments