KENAPA ALLAH TIDAK RELA JIKA ADA IBU YANG BERSEDIH ?
Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih?
✔ Allah berfirman Subhanahu wa Ta'ala ,
ﻓَﺮَﺟَﻌْﻨَﺎﻙَ ﺇِﻟَﻰ ﺃُﻣِّﻚَ ﻛَﻲْ ﺗَﻘَﺮَّ ﻋَﻴْﻨُﻬَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤْﺰَﻥَ - ٤٠ -
“Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu,
agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.”
(QS.Thaha 40)
ﻓَﺮَﺩَﺩْﻧَﺎﻩُ ﺇِﻟَﻰ ﺃُﻣِّﻪِ ﻛَﻲْ ﺗَﻘَﺮَّ ﻋَﻴْﻨُﻬَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤْﺰَﻥَ - ١٣ -
“Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya,
agar senang hatinya dan tidak bersedih hati”
(QS. Al-Qashas 13)
ﺃَﻥ ﺗَﻘَﺮَّ ﺃَﻋْﻴُﻨُﻬُﻦَّ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺤْﺰَﻥَّ - ٥١ -
“Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka,
dan mereka tidak merasa sedih.”
(QS. Al-Ahzab 51)
ﻓَﻨَﺎﺩَﺍﻫَﺎ ﻣِﻦ ﺗَﺤْﺘِﻬَﺎ ﺃَﻟَّﺎ ﺗَﺤْﺰَﻧِﻲ - ٢٤ -
Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah,
“Janganlah engkau bersedih hati.”
(QS. Maryam 24)
ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺨَﺎﻓِﻲ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤْﺰَﻧِﻲ - ٧ -
“Dan janganlah engkau takut dan
jangan (pula) bersedih hati.”
(QS. Al-Qashas 7)
✔ Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum IBU. Berulang kali Allah Subhanahu wa Ta'ala mengulang kata-kata :
“AGAR IA (IBU..) TIDAK BERSEDIH”.
Kenapa seakan Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak ingin melihat ada ibu yang bersedih?
✔ Ayat-ayat diatas ingin menyampaikan bahwa kesedihan wanita khususnya ibu itu begitu dalam dan rasa sakitnya begitu besar.
Mereka tidak mampu menanggungnya sendiri.
✔ Ketika seorang wanita bersedih, hatinya akan patah…
🏿 Karena itu…
Jangan sampai kita patahkan hati IBUNDA
🏿 walau hanya dengan satu kata,
🏿 walau dengan menunda permintaannya,
🏿 walau dengan memberi tahu problem dan masalah kita…
🏿 walau hanya dengan candaan belaka…
Jangan lukai hati ISTRI kita dengan meremehkannya…
Peluk PUTRI kita dengan penuh kasih sayang dan tersenyumlah..
♡Mendekatlah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan berbuat baik kepada mereka..
Hadits Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam :
ﺟَﺎﺀَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺟﺌْﺖُ ﺃﺑَﺎﻳِﻌُﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻬِﺠْﺮَﺓِ، ﻭَﺗَﺮَﻛْﺖُ ﺃَﺑَﻮَﻱَّ ﻳَﺒْﻜِﻴَﺎﻥِ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : )) ﺍِﺭْﺧِﻊْ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ؛ ﻓَﺄَﺿْﺤِﻜْﻬُﻤَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﺑْﻜَﻴْﺘَﻬُﻤَﺎ ((
“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam dan berkata,
“Aku akan berbai’at kepadamu untuk berhijrah, dan aku tinggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis.”
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau telah membuat keduanya menangis.”
📚 (Shahih : HR. Abu Dawud (no. 2528), An-Nasa-i (VII/143), Al-Baihaqi (IX/26), dan Al-Hakim (IV/152))
🌷 ﺍَﻟْﺠَﻨَّﺔُ ﺗَﺤْﺖَ ﺍَﻗْﺪَﺍﻡِ ﺍْﻷُﻣَّﻬَﺎﺕْ ( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺣﻤﺪ )
🌷 Surga itu dibawah telapak kaki ibu
📚 (HR. Ahmad)
🌷 ﺇِﻥَّ ﺃَﺑَﺮَّ ﺍﻟﺒِﺮِّ ﺃَﻥْ ﻳَﺼِﻞَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻭُﺩَّ ﺃَﺑِﻴْﻪِ “
🌷 Sesungguhnya berbuat baik yang paling baik adalah seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dikasihi ayahnya.”
📚 (HR. Muslim no. 6461)
🌷 ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺣَﺮَّﻡَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻋُﻘُﻮْﻕَ ﺍﻷُﻣَّﻬَﺎﺕِ …
🌷 “Sesungguhnya Allah mengharamkan bagi kalian berbuat durhaka kepada para ibu ….”
📚 (HR. Al-Bukhari no. 5975 dan Muslim no. 4457)
❓ 👉🏿 Lalu, 👇
Masih adakah yang MENUDUH Islam merendahkan kemuliaan wanita?
~Semoga bermanfaat
~Silahkan share
"BIRRUL WALIDAIN"
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.
0 Comments