JANGAN BANGGA DIRI
Rasulallah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Seorang masuk surga bukan karena amalnya tetapi
karena rahmat Allah Ta'ala.
Karena itu bertindaklah yang lurus (baik dan benar).
📚 (HR. Muslim)
✔ Ada 4 Pria berbicara tentang amal ibadah mereka dan
kesuksesan yang di dapat.
✔ Pria 1.
Alhamdulillah sejak sering SHOLAT DHUHA,
Rezeki menjadi lancar bisnis sukses sebentar lagi anak saya
lulus SMU rencananya akan kuliah ke luar Negeri.
✔ Pria 2.
Bukan main hebat sekali, sejak NAIK HAJI / UMROH,
Ibadahku semakin rajin alhamdulillah anak juga sukses
rumah harganya miliaran,
aset bertambah orang tua sangat bangga berkat do'a saya
✔ Pria 3.
Masya Alloh, nikmat tak terkira sejak rajin PUASA dan BERSEDEKAH,
Rezeki bagaikan sungai mengalir tidak ada putus-putusnya,
anak baru selesai kuliah di luar negeri dan menjadi staf menteri
Ketiga pria tersebut kemudian melirik pria ke 4 sejak tadi hanya terdiam. Salah satu bertanya kepada pria ke 4.
Bagaimana dirimu?
Kawan mengapa engkau diam saja.??
✔ Pria 4
👤 Saya TIDAK SEHEBAT KALIAN,
Jangankan kesuksesan bahkan saya TIDAK TAHU ibadah
yang saya lakukan di terima oleh Alloh Ta’ala atau tidak
👤 Saya tahu ibadah di terima dan sukses setelah saya MENINGGAL nanti.
Jadi saya merasa belum bisa menceritakan ibadah yang saya
lakukan dan balasan yang Alloh Ta’ala berikan kepada saya.
Sifat Hamba Beriman
Sikap orang shalih penghuni surga yang diabadikan
Al-Qur'an, bersungguh-sungguh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala
dan takut kalau-kalau ibadahnya tidak diterima.
Bahkan, lebih dari itu,
Ia beranggapan amalnya tidak pantas diterima oleh Allah Ta’ala .
Banyak cacat dan kekurangan dalam ibadah yang mereka
tegakkan sehingga istighfar senantiasa terucap dari lisan mereka.
Allah Ta’ala berfirman tentang mereka
, ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﺆْﺗُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﺁَﺗَﻮْﺍ ﻭَﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻭَﺟِﻠَﺔٌ ﺃَﻧَّﻬُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ
"Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah
mereka berikan, dengan hati yang takut,
(karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka
akan kembali kepada Tuhan mereka."
(QS. Al-Mukminun: 60)
Aisyah Radliyallaahu 'Anha berkata,
“Aku telah bertanya kepada
Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam tentang ayat ini,
Apakah mereka orang-orang yang minum khamer, pezina,
dan pencuri?
Beliau menjawab, “Tidak, wahai putri al-Shiddiq.
Mereka adalah orang-orang yang berpuasa, menunaikan shalat
dan shadaqah namun mereka takut kalau amalnya tidak diterima.”
📚 (HR. Muslim, kitab al Imarah,
bab Man Qatala li al-Riya wa al-Sum’ah Istahaqqa al-Naar, no. 1905)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyebutkan beberapa sifat
penghuni surga dari orang-orang muttaqin
dengan banyak istighfarnya (memohon ampunan) kepada-Nya
. ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﻓِﻲ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَﻋُﻴُﻮﻧٍﺂﺧِﺬِﻱﻥَ ﻣَﺎ ﺁﺗَﺎﻫُﻢْ ﺭَﺑُّﻬُﻢْ ﺇِﻧَّﻬُﻢْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻗَﺒْﻞَ ﺫَﻟِﻚَ ﻣُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻗَﻠِﻴﻠًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻣَﺎ ﻳَﻬْﺠَﻌُﻮﻥَ ﻭَﺑِﺎﻟْﺄَﺳْﺤَﺎﺭِ ﻫُﻢْ ﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﻥَ
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam
taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,
sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka
oleh Tuhan mereka.
Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang
yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam;
Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah)."
(QS. Al-Dzaariyat: 15-18)
📙 Ibnu Katsir :
menyebutkan penafsiran sebagian ulama terhadap ayat terakhir,
"Mereka shalat malam dan mengakhirkan istighfar
sampai waktu sahur (menjelang shubuh)."
Jadi mereka itu adalah orang-orang yang mengisi hidupnya
dengan kebaikan.
Mereka banyak amal dengan HARTA dan FISIK mereka.
Tapi dipenghujung malam, selepas mengerjakan shalat malam
yang panjang, mereka memohon ampun atas dosa dan kesalahan.
📙 Imam Ibnul Qayyim berkata,
“Puas dengan ketaatan yang telah dilakukan adalah di antara
tanda KEGELAPAN HATI dan KETOLOLAN.
Keraguan dan kekhawatiran dalam hati bahwa
amalnya tidak diterima harus disertai dengan mengucapkan
istighfar setelah melakukan ketaatan.
Hal ini karena dirinya menyadari bahwa ia telah banyak
melakukan dosa-dosa dan banyak meninggalkan perintah-Nya."
Jangan bersandar kepada amal.
Sebab ketertipuan ini adalah sikap bersandar
kepada amal secara berlebih.
Ini akan melahirkan kepuasan, kebanggaan dan akhlak buruk
kepada Alloh Ta'ala.
Orang yang melakukan amal ibadah tidak tahu apakah amalnya
di terima atau tidak, mereka tidak tahu betapa besar dosa
dan maksiatnya, juga mereka tidak tahu apakah amalnya
bernilai keikhlasan atau tidak..
🔑 Oleh karena itu, mereka di anjurkan untuk meminta rahmat
Alloh Ta’ala dan selalu beristighfar.
Karena Alloh Ta’ala Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
🌷 Di riwayatkan dari Abu Hurairah :
"Sesungguhnya amal seseorang tidak akan memasukannya
ke dalam surga."
Mereka bertanya, "Tidak pula engkau Ya Rasullulloh?
Beliau menjawab, Tidak pula saya.
Hanya saja Alloh meliputiku dengan karunia dan rahmat-Nya.
Karenanya berlakulah BENAR
(beramal sesuai sunnah) dan
berlakulah SEDANG
(tidak berlebihan dalam ibadah dan kendor atau lemah).
📚 (HR. Bukhari & Muslim)
🔑 Sesungguhnya seseorang tidak akan masuk surga KECUALI
dengan rahmat Alloh Ta’ala.
Dan diantara rahmat-Nya adalah dia memberikan taufik
untuk beramal dan hidayah untuk taat kepada-Nya.
🔑 Karenanya, kita wajib BERSYUKUR kepada Alloh Ta’ala dan
merendah diri kepada-Nya.
TIDAK LAYAK hamba bersandar kepada amalnya.
🔑 Seorang hamba TIDAK PANTAS membanggakan amal ibadahnya
yang seolah-olah karena pilihan ( paling sesuai dengan sunah )
dan usahanya semata, apalagi ada perasaan telah
memberikan kebaikan untuk Alloh Ta’ala .
👉 Sebaliknya orang yang merasa suci tidak akan bisa bertobat:
💐 Allah Ta’ala berfirman:
“Janganlah engkau semua melagak-lagakkan dirimu sebagai
orang suci. Allah adalah lebih mengetahui kepada siapa
yang sebenarnya bertaqwa.”
📖 (QS.An-Najm: 32)
👉 Memohon ampun kepada Allah Ta'ala :
💐 Allah Ta’ala berfirman:
💐 “Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah,
Hai sekalian orang Mu’min,
supaya engkau semua memperoleh kebahagiaan.”
📖 (QS. An-Nur: 31)
💐 “Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah,
agar kamu mendapat rahmat.”
📖 [QS. An Naml 46]
💐 Allah Ta’ala berfirman lagi:
💐 “Mohon ampunlah kepada Tuhanmu semua dan
bertaubatlah kepadaNya.”
📖 (QS. Hud: 3)
🌷 Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi Wa Sallam yang maksum dan
dijamin Allah Ta'ala masuk surga saja
bertaubat kepada Allah Ta'ala 100 x setiap hari:
Dari Aghar bin Yasar al-Muzani Radhiallahu anhu katanya:
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda:
“Hai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan
mohonlah pengampunan daripadaNya,
karena sesungguhnya saya ini bertaubat dalam sehari seratus kali.”
📚 (Riwayat Muslim)
♡Semoga Bermanfaat
♡Silahkan share
"MOTIVASI ISLAMI"
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.
0 Comments