π GURU DIBAYAR MURAH SEDANG π ARTIS DIBAYAR MAHAL
π
“Sesungguhnya Allah yang maha suci, malaikat-Nya dan penghuni langit dan bumi-Nya sehingga semut di dalam liangnya dan ikan di lautan itu memohonkan rahmat (selain Allah, sedangkan Allah memberikan rahmat) kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”.
(HR.Tirmidzi)
“Sesungguhnya Allah yang maha suci, malaikat-Nya dan penghuni langit dan bumi-Nya sehingga semut di dalam liangnya dan ikan di lautan itu memohonkan rahmat (selain Allah, sedangkan Allah memberikan rahmat) kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”.
(HR.Tirmidzi)
π
Imam Al-Ghazali rahimahullahu
menukil dari perkataan para ulama yang menyatakan bahwa guru merupakan Siraj/pelita segala zaman,
orang yang hidup semasa degannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya.
Andaikata dunia ini tidak ada guru niscaya manusia seperti binatang
sebab mendidik adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan kepada sifat insaniyah dan ilahiyah.
Imam Al-Ghazali rahimahullahu
menukil dari perkataan para ulama yang menyatakan bahwa guru merupakan Siraj/pelita segala zaman,
orang yang hidup semasa degannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya.
Andaikata dunia ini tidak ada guru niscaya manusia seperti binatang
sebab mendidik adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan kepada sifat insaniyah dan ilahiyah.
π
Fakta hari ini menunjukkan bahwa guru yang disebut sebagai gelar pahlawan tanpa tanda jasa belum dapat hidup sejahtera,
apalagi nasib guru honorer.
Tuntutan tugas sebagai pendidik tidak sebanding dengan penghargaan apalagi kesejahteraan hidup.
Banyak para guru dan dosen masih hidupnya pas-pasan sehingga banyak guru yang berprofesi ganda.
Muncullah istilah,
ada guru politik (guru yang nyambi politisi),
guru ekonomi (guru yang berdagang),
guru jeki (guru nyambi ojek).
Semua hal itu terpaksa dilakukan demi memenuhi tuntutan hidup yang serba tidak pasti.
Guru nasibmu dulu hingga kini tak jauh berbeda nasibnya sebagaimana lagu Iwan fals Oemar bakrie.
Fakta hari ini menunjukkan bahwa guru yang disebut sebagai gelar pahlawan tanpa tanda jasa belum dapat hidup sejahtera,
apalagi nasib guru honorer.
Tuntutan tugas sebagai pendidik tidak sebanding dengan penghargaan apalagi kesejahteraan hidup.
Banyak para guru dan dosen masih hidupnya pas-pasan sehingga banyak guru yang berprofesi ganda.
Muncullah istilah,
ada guru politik (guru yang nyambi politisi),
guru ekonomi (guru yang berdagang),
guru jeki (guru nyambi ojek).
Semua hal itu terpaksa dilakukan demi memenuhi tuntutan hidup yang serba tidak pasti.
Guru nasibmu dulu hingga kini tak jauh berbeda nasibnya sebagaimana lagu Iwan fals Oemar bakrie.
ππΌ ✔
Judul lagu sebenarnya “JASAMU GURU”.
Dengan lirik seperti ini :
Judul lagu sebenarnya “JASAMU GURU”.
Dengan lirik seperti ini :
Kita jadi bisa menulis dan membaca
Karena siapa
Kita jadi tahu beraneka bidang ilmu
Dari siapa
Kita jadi pintar dibimbing Pak Guru
Kita jadi pandai dibimbing Bu Guru
Guru bak pelita penerang dalam gulita
Jasamu tiada tara
Karena siapa
Kita jadi tahu beraneka bidang ilmu
Dari siapa
Kita jadi pintar dibimbing Pak Guru
Kita jadi pandai dibimbing Bu Guru
Guru bak pelita penerang dalam gulita
Jasamu tiada tara
π
Betapa guru diberi sebuah penghormatan akan semua jasa-jasanya. Mungkin, banyak guru yang telah resah di tengah kengataan.
Bahwa media elektronik, terutama TV begitu mudah merusak mental dan perilaku generasi penerus bangsa.
Dalam kegelisahan, terciptalah lagu dengan nada yang sama,
namun berbeda lirik.
Kurang lebih liriknya seperti ini :
Betapa guru diberi sebuah penghormatan akan semua jasa-jasanya. Mungkin, banyak guru yang telah resah di tengah kengataan.
Bahwa media elektronik, terutama TV begitu mudah merusak mental dan perilaku generasi penerus bangsa.
Dalam kegelisahan, terciptalah lagu dengan nada yang sama,
namun berbeda lirik.
Kurang lebih liriknya seperti ini :
ππΌ ❌
Kita jadi bisa pacaran dan ciuman
karena siapa
Kita jadi tahu masalah artis cerai
karena siapa
kita pintar dandan dibimbing TV
kita jadi lebai dibimbing TV
TV Pemerintah Membuat gelap gulita
Jasamu tiada,…..
Kita jadi bisa pacaran dan ciuman
karena siapa
Kita jadi tahu masalah artis cerai
karena siapa
kita pintar dandan dibimbing TV
kita jadi lebai dibimbing TV
TV Pemerintah Membuat gelap gulita
Jasamu tiada,…..
π
Hampir semua acara TV didominasi dengan tayangan-tayangan dewasa. Sinetron-sinetron yang tidak masuk akal,
hingga pemberitaan tentang artis yang sebenarnya adalah aib yang mestinya di tutupi.
Benar adanya jika Artis dibayar mahal untuk merusak moral.
Sedangkan guru dibayar murah untuk memperbaiki akhlak.
Hampir semua acara TV didominasi dengan tayangan-tayangan dewasa. Sinetron-sinetron yang tidak masuk akal,
hingga pemberitaan tentang artis yang sebenarnya adalah aib yang mestinya di tutupi.
Benar adanya jika Artis dibayar mahal untuk merusak moral.
Sedangkan guru dibayar murah untuk memperbaiki akhlak.
"GURUKU"
0 Comments