BERKACA DI CERMIN BURAM. 🌿
ُ
●DENGAN MEMBANDINGKAN TAMPAKLAH SEGALA PERBEDAAN.
ANDAI KAISAR Roma melihat AC di padang pasir saat ini,
TENTU dia akan mengusir BUDAK2 yang dia suruh mengipas ngipas disampingnya
LALU bagaimana kalau dia kenal dengan merek2 AC
TERKENAL yang ada di hypermart / Carrefour dll ?
ANDAI saja RAJA Persia dapati sofa yang ada di rumah2 kita saat ini lebih rehat dari singgasananya,
MASIHKAH dia BERTINGGI HATI & TAKABBUR?
ANDAI si QARUN tahu bahwa kartu ATM yang ada di saku kita lebih akurat dari tumpukan kunci gudang kekayaannya yang tak mampu digotong kecuali oleh beberapa lelaki perkasa,
TENTU dia MALU menutup muka.
ANDAI MOBIL Camry saja, apalagi Land Cruiser 2015 lewat di depan Hulagu (cucu Jenghis Khan penghancur kota Baghdad) yang sedang menunggang kuda kesukaannya,
APAKAH dia masih akan tetap CONGKAK & BERKACAK PINGGANG?
HERAKLIUS meminum dari gentong tanah tembikar,
PENGEMBARA dahulunya meminum dari girbah (wadah air dari kulit binatang),
semua orang yang melihat mereka iri & ingin meneguk air dingin yang seperti itu.
LALU bagaimana lagi kalau mereka meminum air dari KULKAS yang ada di rumah2 kita saat ini?
👤 BUDAK khalifah Ja’far al-Manshur menuang air panas ke air dingin yang ada di bak mandi agar menjadi air yang hangat nan segar.
Dia pun telah merasa ada di puncak KEMEWAHAN.
LALU bagaimana dengan kita yang biasa mandi dengan air 2 KRAN yang tersedia PANAS & DINGIN ?
RIHLAH ke haji dahulunya butuh BERBULAN2 di atas kendaraan;
unta, kuda, kapal laut dan sebagainya.
Sekarang hanya hitungan JAM dengan servis makan 2x serta tidur berselimut dingin karena AC pesawat.
💁 IBU2 tak lagi kenal dengan KAYU BAKAR untuk duduk meniup
di depan tungku api atau kompor sumbu,
yang ada GAS BIRU & PERALATAN ELEKTRIK.
🎆 Dimanjakan oleh alam MODERN.
Itu pun masih MENGELUH & MERASA diperbudak suami
AKU bukan pembantu : katanya
LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH
Sebenarnya kita hidup bergelimang NIKMAT,
●LEBIH mewah dari RAJA2 & orang2 TOP di dunia dahulu kala,
●BAHKAN, fasilitas yang kita punya tak pernah mereka IMPIKAN.
Tapi masih banyak yang BERKELUH KESAH.
Sungguh semakin MATA terbelalak pada hal2 yang baru,
makin sesak dada kita bila tak di imbangi dengan SYUKUR yang benar...
Allah Ta’ala menegur kita:
ﻭَﻻ ﺗَﻤُﺪَّﻥَّ ﻋَﻴْﻨَﻴْﻚَ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻣَﺘَّﻌْﻨَﺎ ﺑِﻪِ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟﺎً ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﺯَﻫْﺮَﺓَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧﻴَﺎ ﻟِﻨَﻔْﺘِﻨَﻬُﻢْ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﺭِﺯْﻕُ ﺭَﺑِّﻚَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺑْﻘَﻰ
“Dan janganlah kedua matamu terbelalak kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami uji mereka dengannya.
Dan karunia Tuhan kamu (kelak) lebih baik dan lebih kekal.
(QS.Thaha: 131).
Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ . juga menasehati kita :
ﺍﻧﻈﺮﻭﺍ ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﺃﺳﻔﻞ ﻣﻨﻜﻢ ﻭﻻ ﺗﻨﻈﺮﻭﺍ ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﻫﻮ ﻓﻮﻗﻜﻢ ﻓﻬﻮ ﺃﺟﺪﺭ ﺃﻻ ﺗﺰﺩﺭﻭﺍ ﻧﻌﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ
Lihatlah mereka yang berada di bawah kalian (soal dunia) &
jangan mendongak ke atas agar kalian tidak menyepelekan nikmat Allah terhadap kalian.
📚 (HR.Muslim).
Kalau bisanya hanya MENDONGAK,
~maka hati2 KESANDUNG batu kerikil !
~Tak ubahnya berkaca di CERMIN YANG BURAM,
~mana TAMPAK NIKMAT & KEINDAHAN yang kita punya…?!
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋِﻨَّﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺫِﻛْﺮِﻙَ
ﻭَﺷُﻜْﺮِﻙَ ﻭَﺣُﺴْﻦِ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻚ
َ
"Ya Allah,
TUNTUNLAH kami untuk senantiasa berdzikir pada-Mu,
BERSYUKUR pada-Mu, dan
MEMPERBAGUS ibadah pada-Mu”.
A M I N
~Semoga bermanfaat
~Silahkan share
📙 "MUHASABAH DIRI"
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.