APAKAH ALLAH MENCINTAIKU ?
Aku teringat bahwa kecintaan Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap hamba-Nya BUKAN DATANG SEENAKNYA hamba,
TAPI karena sebab-sebab yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam KITAB-NYA.
Aku coba untuk mentadabburi dan memutar file-file tentang hal itu yang terdapat di dalam al Qur’an.
Aku berusaha MENGUKUR DIRIKU terhadap ayat-ayat itu dengan harapan aku menemukan jawaban nya
Langkah PERTAMA ………
Aku menemukan ayat al Qur’an yang mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai orang yang BERTAQWA.
“(Bukankah demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.
[Qs. Ali Imran(3) : 76]
■Namun sayang,
langsung batin ku berkata dengan JUJUR,
aku tidak termasuk ke dalam golongan ini.
Langkah KEDUA, ………
Aku ketemu ayat yang mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai orang yang SABAR.
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sabar”
(QS Ali Imran [3] ayat 146)
■Dengan penuh pengakuan tulus batinku langsung MENGAKUI;
teramat jauh diriku dari kelas bergengsi ini.
Betapa aku tidak mampu bersabar dalam menghadapi segala hal.
Langkah KETIGA, ………….
Aku menemukan ayat yang mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai orang yang BERSUNGGUH SUNGGUH di jalan-Nya.
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”
(QS. Fathir: 29-30).
■Bukan sok tawadhu’,
batin ku langsung TERLUKAI mengakui betapa aku lebih banyak dikalahkan oleh rasa malas dari pada bersungguh-sung
guh.
Langkah KEEMPAT, ………..
Aku menemukan ayat al Qur’an yang mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai orang yang BERBUAT BAIK.
Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
(Q.s. az-Zumar: 10)
■Batinku pun TERSENYUM GETIR sambil merenung penuh INSAF,
KEBAIKAN apa yang sudah ku lakukan?
Aku masih punya MALU untuk tidak mengaku-ngaku termasuk kelompok ORANG BAIK.
●Di saat itu aku berhenti merenung,
Aku TAKUT kalau-kalau aku tidak menemukan di dalam diriku sifat yang membuat Allah Subhanahu wa Ta'ala cinta kepadaku.
●Kemudian aku mencoba untuk membuka lembaran AMAL apa saja yang pernah aku lakukan?
●NAMUN,
Jangankan mendatangkan keoptimisan,
telingaku memerah sendiri,
keringat dingin mulai berkucuran,
aku berusaha langsung melupakannya.
●Aku MALU dengan diriku sendiri.
Ternyata semuanya bercampur dengan
kemalasan,
kekurangan,
cacat,
belum lagi perbuatan yang semata-mata itu dosa dan maksiat.
●Ketika aku akan mengakhiri perenunganku,
tiba-tiba tangan ku membalik mushaf al Qur’an yang berada di pangkuanku.
●Saat itu mataku langsung tertuju kepada potongan ayat yang berbunyi :
: ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺤﺐ ﺍﻟﺘﻮﺍﺑﻴﻦ “…..
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat….”
(al Baqarah: 222)
●Seolah-olah aku kalau ayat itu diturunkan kepadaku saat itu, untuk menghilangkan gundah di hatiku dan menimbulkan harapan kalau Allah Subhanahu wa Ta'ala juga cinta kepadaku.
●Air mata haru tidak bisa terbendung dari mataku.
Perasaan lembut menjalar dari hulu jantung sampai keseluruh pori-pori di tubuhku.
●Hatiku bergumam;
ternyata aku juga dicintai Allah Subhanahu wa Ta'ala .
Aku sampai terisak menahan haru.
Aku pun mulai melantunkan kalimat istighfar:
ﺃﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﻫﻮ ﺍﻟﺤﻲ ﺍﻟﻘﻴّﻮﻡ ﻭﺃﺗﻮﺏ ﺇﻟﻴﻪ
Aku minta ampun kepada Allah yang tiada tuhan selain Dia, yang Maha Hidup dan Maha Mengatur, dan aku bertaubat kepada-Nya.
●Aku betul-betul berharap,
meskipun aku jauh dari empat kriteria sebelumnya,
jangan sampai aku juga tersingkir dari kelompok orang terakhir ini.
Orang yang bertaubat atas segala dosanya.
Ya Allah,
jadikan lah kami termasuk orang yang bertaubat dan
jadikan lah kami termasuk orang yang mensucikan diri….
aamiin..
Semoga bermanfaat
Silahkan share
"AL QUR'ANUL KARIM"
"NASEHAT ISLAMI"
"RENUNGAN SEORANG HAMBA"
Kunjungi http://www.myislam.id/ untuk artikel bermanfaat lainnya.